Irrashaimasu ne.......!XD

Anda memasuki channel ore no Blog,,dimana sesuatu yang anda cari dapat ditemui diBlog ini,,demo jika pemilik blog ini memuat sesuatu yang anda perlukan........demo jika tidak,,terima kasih sudah masuuk Zona blog ini.......
mou ichido...
Doumo arigatou gozaimasuta ne......

Senin, 03 Januari 2011

E-COMMERCE

Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.








1. Sejarah perkembangan
Istilah "perdagangan elektronik" telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.
Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah yang lebih tepat "perdagangan web" — pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web melalui server aman (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan.
Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.
2. Faktor kunci sukses dalam e-commerce
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan perdagangan

3. Masalah e-commerce
1. Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
2. Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.


4. Aplikasi bisnis
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
• E-mail dan Messaging
• Content Management Systems
• Dokumen, spreadsheet, database
• Akunting dan sistem keuangan
• Informasi pengiriman dan pemesanan
• Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
• Sistem pembayaran domestik dan internasional
• Newsgroup
• On-line Shopping
• Conferencing
• Online Banking
5. Perusahaan terkenal
Perusahaan yang terkenal dalam bidang ini antara lain: eBay, Yahoo, Amazon.com, Google.
6. Kecocokan barang
Ada beberapa barang yang cocok dijual secara elektronik seperti barang elektronik kecil, musik, piranti lunak, fotografi, dll. Barang yang tidak cocok seperti barang yang memiliki rasio harga dan berat yang rendah, barang-barang yang perlu dibaui, dipegang, dicicip, dan lain-lain.
Guna mendorong pertumbuhan e-commerce di Indonesia dengan memberdayakan usaha/bisnis Indonesia yang menjual produknya ke mancanegara, Plasa.com bekerja sama dengan eBay untuk memfasilitasi media online trading skala internasional.
“Melalui kerja sama Plasa.com dan eBay ini, kami harapkan lebih banyak lagi pengusaha Indonesia yang berjualan secara online, sehingga mempercepat pertumbuhan e-commerce,” kata Shinta Dhanuwardoyo, CEO Plasa.com.
eBay adalah salah satu pasar online terbesar di dunia saat ini, dengan 90 juta pembeli dan penjual aktif. Pasar online ini didirikan pada 1995 di San Jose, Amerika Serikat oleh Pierre Omidyar, seorang programer komputer.
Sementara itu, Plasa.com akan menyalurkan para pedagang online Indonesia lewat eBay untuk memperdagangkan produknya. “Kalau Anda punya produk unik, tinggal klik www.plasa.com/ebay. Nanti daftar di situ sebagai user. Dari sini kita bisa menjual produk lewat eBay untuk pasar internasional. Ini kita namakan kolaborasi cross border trading,” jelas Andi S Boediman, Chief Innovation Officer Plasa.com.

Dalam kerja sama ini, melalui Plasa.com, eBay juga akan menyediakan jasa konsultasi dan bimbingan kepada para pengusaha Indonesia. eBay akan memberikan konsultasi kepada para seller bagaimana mereka menentukan target market, bagaimana menjual barang lebih luas lagi, cara melakukan riset pasar, pencarian dan pemasaran produk menyediakan layanan pelanggan dan sebagainya. Untuk itu, dia berharap masyarakat tidak takut untuk berjualan online. Selain itu, dia berharap para seller Indonesia bisa go international semua.

Kerja sama kedua belah pihak tersebut didasari oleh pertumbuhan Internet di Indonesia yang meningkat dan banyaknya produk Indonesia yang mampu bersaing dengan produk global tetapi belum dikenal di mancanegara. “Indonesia merupakan pasar online yang tumbuh pesat dan memiliki potensi yang sangat besar,” kata Oliver Hua, Chief Operating Officer eBay.

Hingga kini, page view Plasa.com mencapai 1,5 juta per bulan per hari. Untuk produk, Plasa.com dipadati sekitar 25.000 produk dari 1.500 merchant. Nantinya, merchant diharapkan bertambah sekira 1.000 merchant. Sedangkan jumlah member Plasa.com mencapai 550 ribu orang.
7. 10 Kesalahan Umum E Commerce
Sebagian besar orang sudah tidak asing lagi dengan istilah “ E Commerce ”, namun jangan salah tidak sedikit pula orang yang belum mengetahui istilah tersebut. Sebenarnya yang dimaksud dengan e commerce adalah bisnis yang dijalankan melalui transaksi online, bisa berupa toko online yang memberikan pelayanan belanja serta berjualan online atau bisnis melalui website dengan memberikan pelayanan jasa yang dibutuhkan konsumen.
Secara garis besar e commerce adalah bisnis yang menggunakan sistem penjualan atau pembelian barang maupun informasi tertentu melalui internet, pengiriman digital produk maupun pembayaran pun juga dilakukan dengan layanan online, sehingga segala kegiatan bisnis yang biasanya dilakukan melalui offline, dapat dilakukan melalui e commerce dengan biaya operasional bisnis yang lebih ringan dibandingkan biaya operasional bisnis offline.
Banyaknya keuntungan serta kemudahan dari e commerce menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencari usaha untuk ikut serta mencoba menjalankan bisnis tersebut. Namun tidak semua orang bisa sukses menjalankan bisnis e commerce, karena untuk menjalankan bisnis ini tidak semudah yang dipikirkan banyak orang. Berikut kami berikan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan e commerce, 10 kesalahan umum ecommerce yang sering dilakukan orang :


1. Kebanyakan orang sering mengabaikan model bisnis online yang mereka jalankan, termasuk juga sistem penjualan, pemasaran, prosedur keuangan sampai mengabaikan pelanggan lama.
2. Kesalahan yang kedua adalah banyak orang yang membangun situs dengan berbagai aksesoris rancangan sempurna atau navigasi rumit yang menyamarkan pesan bisnis dari perusahaan tersebut.
3. Ketiga, orang – orang masih sering membuat halaman web yang downloadnya lambat. Sehingga para pengunjung web tersebut merasa tidak nyaman.
4. Keempat, pelaku e commerce masih sering mempersulit para konsumen yang ingin mencari informasi suatu produk, maupun layanan informasi yang dibutuhkan untuk mencari produk tertentu.
5. Kelima, sering mengecewakan pelanggan yang memiliki keinginan untuk membeli suatu produk. Misalnya dengan memberikan sistem transaksi pembayaran yang tidak singkat dan tidak teratur, tidak menyediakan penjelasan tentang cara pembelian dan pemesanan produk, bahkan kadang tidak memberitahukan kepada calon pelanggan bahwa cadangan suatu item sudah habis.
6. Keenam, pelaku e commerce sering melupakan sarana untuk meyakinkan pelanggan bahwa transaksi bisnis yang dilakukan dapat dipercaya konsumen.
7. Ketujuh, e commerce gagal membangun back end yang sebenarnya gampang dikelola serta cukup berdaya untuk kebutuhan sekarang maupun kebutuhan yang sedang direncanakan.
8. Kedelapan, harga jual produk yang dijual melalui online cenderung lebih mahal dibandingkan produk yang dijual melalui offline. Oleh karena itu konsumen kalangan menengah ke bawah masih memilih pembelian offline dibanding pembelian melalui online.
9. Yang kesembilan, masih banyak e commerce yang tidak menyediakan sarana bagi pelanggan untuk berkomunikasi langsung dengan perusahaan. Sehingga pelanggan belum bisa percaya penuh dengan perusahaan tersebut.
10. Dan yang terakhir, e commerce lebih suka membangun situs yang lebih sulit digunakan untuk bertransaksi, daripada memesan atau berkomunikasi langsung via telepon atau faks dengan para pelanggannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar